Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Internasional

8 Serdadu Israel Tewas di Gaza Selatan, Tel Aviv Marak Protes anti-Pemerintah

57
×

8 Serdadu Israel Tewas di Gaza Selatan, Tel Aviv Marak Protes anti-Pemerintah

Sebarkan artikel ini

WP, Jerusalem (Foto: AP) — Pertempuran sengit yang terjadi kemarin menewaskan sejumlah prajurit di kubu Israel. Hal ini diakui militer Israel yang mengatakan pada Sabtu bahwa delapan tentara tewas di Gaza selatan dalam serangan paling mematikan terhadap pasukan Israel dalam beberapa bulan.

Dilaporkan AP, tentara tersebut tewas dalam ledakan, kata pihak militer tanpa merinci kejadiannya. Kematian tersebut kemungkinan akan memicu seruan untuk gencatan senjata dan meningkatkan kemarahan publik Israel, namun bakal mendapat reaksi penolakan dari kubu ultra-Ortodoks dari militer.

Baca Juga:  Tak Patuh PBB, PM Malaysia Sebut Rezim Israel Pengecut dan Kurang Ajar

Pada bulan Januari lalu, 21 tentara Israel tewas dalam satu serangan oleh militan Palestina di Gaza.

Di Tel Aviv, protes anti-pemerintah telah berlangsung selama berbulan-bulan, dengan banyak demonstran menyerukan agar para sandera segera dipulangkan, bersamaan dengan pengunduran diri Netanyahu.

Pemboman dan serangan darat Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 37.000 warga Palestina, menurut pejabat kesehatan Palestina, yang tidak memberikan rincian jumlah warga sipil dan pejuang. Perang juga telah mendorong sekitar 80% dari 2,3 juta penduduk meninggalkan rumah mereka, dan pembatasan yang dilakukan Israel serta pertempuran yang sedang berlangsung telah menghambat upaya untuk mendatangkan bantuan kemanusiaan, memicu meluasnya kelaparan.

Baca Juga:  Dua Kapal Asing Dirudal Houthi, AS-Inggris Balas Bombardir Sanaa

Hamas sudah menerima konsep gencatan senjata permanen dan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza sebagai bagian dari kesepakatan yang akan membuat para sandera dibebaskan. Meskipun proposal yang diumumkan oleh Presiden AS Joe Biden mencakup dua ketentuan ini, Hamas telah menyatakan kekhawatirannya mengenai apakah Israel akan berkomitmen terhadap kedua ketentuan tersebut.

Kekerasan telah berkobar di Tepi Barat sejak perang Israel-Hamas meletus. Pada hari Sabtu, seorang remaja Palestina berusia 16 tahun ditembak mati oleh pasukan Israel di dekat kota Nablus di utara, kata Kementerian Kesehatan yang berbasis di Ramallah. Pihak militer Israel tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai penembakan tersebut, tulis AP. (ap/la/wp). **

Baca Juga:  Komando AL Iran Tahan Kapal Tanker Tujuan Amerika Serikat
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *