Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Warta Muda

EM UB Tulis ‘Pancasila Tidak Pernah Lahir pada 1 Juni’ Dikecam KNPI JATIM

922
×

EM UB Tulis ‘Pancasila Tidak Pernah Lahir pada 1 Juni’ Dikecam KNPI JATIM

Sebarkan artikel ini

Peran Rektorat Dipertanyakan tentang Pembinaan Ideologi Negara dan Loyalitas pada Norma Hukum

WartaPress, Malang JATIM – Di tengah meriahnya bangsa Indonesia menyambut Hari Lahir Pancasila 1 Juni, dan kebangkitan semangat generasi dalam mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sebuah elemen penting di Perguruan Tinggi Negeri di Malang Jawa Timur, di kampus UB, berpandangan berbeda.

Adalah akun (Instagram) Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (EM UB) memosting konten yang bertolak belakang dengan keputusan resmi negara tentang peringatan hari lahir Pancasila. Akun IG dengan jumlah pengikut 65,7 ribu ini ditulis sebagai akun resmi EM UB 2023.

“Halo Brawijayans!,” Tulis akun em_ubofficial, “Pancasila Tidak Pernah Lahir Pada 1 Juni. Tetapi 1 Juni adalah Lahirnya istilah Pancasila. Selamat Hari Lahir Istilah Pancasila,”

Baca Juga:  Masih ada Dualisme, Munas IKA UB 2023 Disarankan Ditunda Tahun Depan

Setelahnya tertulis, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya, Kabinet Karya Paripurna.

Sikap tersebut mengundang reaksi dari Komiten Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Jawa Timur (DPD KNPI JATIM), yang menyebutkan sikap tidak mengakui produk UU dan aturan negara tidak bijaksana.

“Itu sikap yang tidak bertanggungjawab. Anak bangsa kok menentang keputusan sah negara dan sejarah Pancasila,” kata Ketua KNPI JATIM yang juga pengagum Bung Karno, Himawan Probo Pamungkas, S.E, pada media ini Sabtu (3/6/2023).

Menurutnya, salah aspek penting yang menjadi pertimbangan negara menetapkan 1 Juni sebagai Harlah Pancasila adalah fakta sejarah. Bahwa pidato yang disampaikan oleh Ir. Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan pada tanggal 1 Juni 1945, dimana dalam pidato inilah konsep dan rumusan “Pancasila” pertama kali dikemukakan oleh Soekarno sebagai dasar negara Indonesia merdeka, adalah momentum besar dan amat penting bagi bangsa Indonesia.

Baca Juga:  Pasca DPP KNPI Deklarasi GP di Kota Malang, KNPI JATIM Belum Tentu Dukung

Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila, telah Menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila. Tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari libur nasional. Maka Keppres tersebut adalah norma hukum yang wajib ditaati sebagai konsekwensi hidup bernegara.

“Anak muda terpelajar harus memahami arti pentingnya momentum sejarah. Pemuda harus punya komitmen menjaga persatuan, jangan melawan aturan yang dilandasi sejarah. Baca lagi sejarah bangsa yang banyak,” lanjut pemuda asal Blitar ini.

Baca Juga:  DPP KNPI Bertemu Menteri Pertanian Malaysia dan Presiden MBM, Bahas Kerjasama Ketahanan Pangan

Ia juga meminta pihak berwenang menegur dan memeriksa pihak Rektorat UB tentang pembinaan dan komunikasi dengan kelembagaan mahasiswa di kampus negeri terbesar di Malang ini.

“Pihak rektorat UB harus ikut tanggungjawab dalam pembinaan internal. Segala bentuk sikap yang melawan norma hukum dan kepentingan bangsa dan negara, mereka jangan diam saja,” tandasnya, dan juga mengatakan bahwa aparat berwenang dapat menyelidiki latar belakang ideologi siapa saja yang mencoba menentang peringatan hari lahir ideologi NKRI. (Aak/lam/wp). **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *