Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Warta Kampus

Haris Pertama: UB Kampus Toleran yang Hargai Pluralitas Bangsa

114
×

Haris Pertama: UB Kampus Toleran yang Hargai Pluralitas Bangsa

Sebarkan artikel ini

Warta Press, Malang – Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama, S.H, mengaku kagum dengan kultur interaksi dan suasana pluralitas yang terbangun di Universitas Brawijaya Malang. Hal itu diungkapkannya usai menjalani ujian proposal tesis pasca sarjana di UB, pada Senin (13/2/23).

“Saya melihat wajah Indonesia yang ramah, toleran dan plural di kampus ini. Mahasiswanya dari berbagai penjuru tanah air, budaya interaksinya damai dan sama-sama menjaga atmosfir akademik yang kondusif,” ujarnya. Sebagai contoh, katanya, diskusi dan kaderisasi mahasiswa berbasis nasionalis berkembang seirama dengan yang lainnya.

Baca Juga:  Universitas IBU Meraih Anugerah Kampus Unggulan (AKU) 2023 LLDikti Wilayah 7

Haris menjelaskan, perguruan tinggi yang membuka diri seluas-luasnya untuk anak bangsa dari berbagai latar belakang budaya dan daerah, dan selalu memperkuat budaya toleransi seperti cara yang dilakukan di UB, sangat bagus dan harus menjadi contoh bagi kampus-kampus di Indonesia.

Lanjutnya, besarnya minat mahasiswa yang masuk UB, dan suasana harmonis yang terjaga, menunjukkan citra dan kualitasnya diakui masyarakat luas. UB juga memberikan dukungan seperti beasiswa dan dispensasi biaya bagi mahasiswa yang kurang mampu, tanpa memandang dari mana asal dan latar belakangnya.

Baca Juga:  Disayangkan! Rektorat UB Tak Hadir, Seminar Mengenang Pejuang Kemerdekaan dan Tokoh Pendidikan Berlangsung Meriah

“Jadi, kalau ada pihak yang menilai UB intoleran dan tempat berkembangnya paham yang tidak jelas, itu salah besar. Dia pasti tidak paham arus besar nasionalisme yang tumbuh subur di sini. Saya sudah dua tahun ini intens mengenal kampus ini. Saya lihat, ini contoh Pancasila dalam tindakan,” tegas Haris Pertama, yang menjadi Ketum KNPI Pusat dua periode ini. **

Baca Juga:  Mahasiswa FISIP Wakili UB dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2023
Example 120x600