Scroll ke bawah untuk membaca post
Example floating
Example floating
BeritaUmum

Presiden Jokowi Resmikan Pembukaan Kongres Hikmahbudhi XII Tahun 2024

46
×

Presiden Jokowi Resmikan Pembukaan Kongres Hikmahbudhi XII Tahun 2024

Sebarkan artikel ini

WartaPress, Jakarta – Presiden RI membuka Kongres Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) XII 2024, dan kembali tegaskan tekad Indonesia untuk mengoptimalkan bonus demografi pada 2045.

“Dengan mencapai 68% penduduk dalam rentang usia produktif, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju. Melalui konsistensi kebijakan politik dan peningkatan kualitas SDM, Indonesia terus berusaha mengatasi tantangan hingga meraih kesuksesan di masa depan,” kata Presiden dikutip dari laman X pada Kamis.

Disiarkan juga melalui laman setkab.go.id, bahwa Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tekad Indonesia untuk memanfaatkan puncak bonus demografi di tahun 2045. Menurut Presiden, Indonesia memiliki kesempatan yang harus dimanfaatkan dengan baik karena 68 persen penduduknya berada dalam rentang usia produktif.

Baca Juga:  Pengadilan Iran Tuding Intelijen AS Dalang Dibalik ISIS

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada peresmian pembukaan Kongres Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) XII Tahun 2024 di Mercure Convention Center, Jakarta, pada Kamis (28/03/2024).

“Sudah sering saya sampaikan bahwa Indonesia, negara kita ini memiliki peluang besar, memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju saat puncak bonus demografi di tahun 2045, saat itu kesempatan kita,” ungkap Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden membandingkan situasi di sejumlah negara yang gagal memanfaatkan momentum bonus demografi. Namun, Presiden menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk meraih kesuksesan untuk menjadi negara maju melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga:  LRT Jabodebek Pertama di Indonesia, Utamakan Keamanan dan Keselamatan

“Jangan ada bayangan di sini Freeport itu (milik) Amerika, sudah Indonesia. Sebentar lagi akan kita tambah menjadi 61 persen, dan pendapatan Freeport 70 persen masuk ke negara, 70 persen. Begitu nai lagi menjadi 61 persen nantinya, 80 persen akan masuk ke negara,” paparnya.

Lebih lanjut, Presiden menyoroti tantangan yang dihadapi oleh Indonesia, termasuk disrupsi teknologi, rivalitas geopolitik, perubahan iklim, dan potensi krisis ekonomi global. Namun, Presiden menyatakan optimisme bahwa dengan konsistensi, ketahanan politik, dan komitmen terhadap inovasi, Indonesia dapat mencapai tujuannya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi: Dirgahayu GMNI, Merdeka!

“Saya menaruh harapan besar kepada generasi muda kepada mahasiswa Buddhis Indonesia pada himpunan mahasiswa yang berorientasi kepada kebangsaan, yang selalu menjaga persatuan, yang selalu menjaga Pancasila, yang selalu menjaga NKRI, karena itu adalah kunci kekompakkan ini akan membawa negara kita melompat menjadi negara maju,” pungkas Presiden Jokowi.

Turut mendampingi Presiden dalam kesempatan tersebut antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Ketua Umum Presidium Pusat Hikmahbudhi, Wiryawan, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. (Red2/la/wp). **

Example 120x600