WP, InfoKripto – Harga Bitcoin (BTC) terus merosot beberapa hari ini. Saat ulasan ini Kamis siang (27/2/25), harga BTC di sejumlah bursa kripto (CEX) berada pada kisaran $ 85,159 per koin atau Rp 1,398 miliar, bahkan sempat menyentuh angka $ 82,500 an. Mayoritas alternatif koin juga longsor.
Padahal, sebelumnya BTC pernah melonjak hingga pada harga di atas $ 100,000 di semua CEX lokal maupun global.
Investor kenamaan asal Amerika Serikat Robert T. Kiyosaki merespon optimis bahwa aset digital ini tetap potensial untuk dimiliki. Ia dikenal pemilik BTC dalam jumlah besar, dan akan terus membeli BTC, selain emas dan perak.
“Those are a few of the reasons why…. When Bitcoin crashes…. I smile and buy more” Katanya, bahwa ia terus membeli disaat harga jatuh. Baginya tidak ada masalah dengan jatuhnya harga BTC, justru yang bermasalah adalah sistem moneter negaranya. Obligasi AS menurutnya mulai ditinggalkan sejumlah negara besar.
Bitcoin is money with integrity, katanya lagi, sambil mengejek uang fiat $ sebagai “Fake money is a thief”. Ia sering menyatakan dolar AS akan terus melemah dan inflasi yang terus menggerogoti nilai uang konvensional.
“I’ll trade fake money for gold, silver, and Bitcoin anytime they go on sale, ” kata penulis buku best seller Rich Dad Poor Dad ini.
Diketahui, investasi koin kripto memang masih populer namun memiliki resiko tinggi, sehingga masyarakat diharapkan teliti dan hati-hati dalam berinvestasi di aset digital ini. (red2/wp). **









