Presisi News Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Layanan PublikPendidikan

Kelurahan Kidul Dalem Kota Malang Sosialisasikan Pencegahan Dampak Negatif Perkembangan TI

742
×

Kelurahan Kidul Dalem Kota Malang Sosialisasikan Pencegahan Dampak Negatif Perkembangan TI

Sebarkan artikel ini

Direktur WCC Dian Mutiara uraikan konteks aktual, dan berikan solusi hadapi ekses negatif TI hingga cyber crime

WartaPress, Kota Malang JATIM – Pencegahan dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi menjadi perhatian serius pemerintah Kota Malang. Melalui Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Klojen, telah dilakukan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Dampak Negatif dari Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Hari Sabtu (31/5/2025).

Acara yang digelar di Aula Kelurahan Kidul Dalem ini, hadir sebagai narasumber Sri Wahyuningsih, S.H., M.Pd selaku Direktur Women’s Crisis Centre (WCC) Dian Mutiara Parahita, lembaga yang berpengalaman dalam mengedukasi, mengadvokasi serta memberdayakan masyarakat Malang Raya khususnya perempuan dan anak.

Narasumber memaparkan berbagai bentuk nyata dampak negatif perkembangan Teknologi Informasi (TI) dan komunikasi yang dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Dijelaskan dengan detail, aktual, dan mudah dipahami masyarakat, terutama generasi muda. Media sosial misalnya, sudah menjadi hal yang tak terpisahkan dalam interaksi sosial masyarakat. Acara ini sangat membantu masyarakat dalam memahami dampak negatif, manfaat dan bagaimana bijaksana dalam menggunakan teknologi yang sedang trend ini.

“Dampak negatif perkembangan teknologi informasi, pertama kehilangan privasi,” urai akademisi yang juga inisiator sekolah paralegal WCC ini melalui pemaparannya, “data pribadi dapat diakses tanpa izin. Kedua, cybercrime, peretasan, pencurian identitas, dan penipuan online.

Baca Juga:  Direktur Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang Menekankan Pentingnya Penyesuaian Pendidik dalam Era Teknologi

Selanjutnya, dapat terjadi cyberbullying dan pelecehan online. Interaksi sosial menurun dan isolasi sosial akibat penggunaan yang berlebihan, menyebabkan merosotnya kemampuan komunikasi interpersonal. Kecanduan akan TI mengakibatkan menurunnya daya fokus/konsentrasi. Dampak lain yang perlu diwaspadai adalah, kesehatan dimana penglihatan bisa kabur, gangguan tidur hingga mempengaruhi kesehatan mental.

Dir WCC Dian Mutiara memaparkan materi bagaimana menghadapi ekses negatif perkembangan TI dan Komunikasi di era yang berubah ini / ist

“Disinformasi: penyebaran berita palsu dan tidak akurat/hoax yang dapat mempengaruhi opini publik,” tambahnya. Di berbagai platform media sosial, begitu banyak beredar konten yang semakin sulit membedakan antara informasi fakta dengan hoax. Celah inilah yang dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan kejahatan cyber.

Penjahat dunia maya juga menyasar pada pembobolan data untuk menguasai akses masuk pada hp maupun laptop, info kartu kredit dan mbanking. Cara masuknya seringkali sulit terdeteksi karena menyamar melalui link atau file tertentu yang sekilas tampak normal.

Baca Juga:  MCW Anggap PPDB: Permasalahan Pendidikan, Derita Bersama di Kota Malang

Direktur WCC Dian Mutiara mengingatkan ancaman tersebut, agar hati-hati membuka link/file apapun, meskipun yang mengirim itu dari orang terdekat. Penyebaran link yang disusupi aplikasi peretas menjadi lebih luas seringkali memanfaatkan jejaring komunikasi sosial yang populer di masyarakat seperti melalui WhatsApp, Telegram, dan lainnya.

“Masalah ekonomi dan kesenjangan CyberSosial mengakibatkan meningkatnya keinginan untuk konsumtif, seringkali di luar kemampuan,” ujar Sri Wahyuningsih lagi. Hal inilah yang dimanfaatkan para penjahat online untuk menjaring korbannya.

Contohnya, Pinjol Ilegal, Toko Online ilegal, MoneyGame, dan Judi Online berdalih investasi. Terkadang mereka mengklaim nama-nama tokoh publik sebagai pendukungnya dan mengusung modus investasi.

“Pastikan bahwa mereka diawasi OJK, dan dijamin LPS. Bila tidak ada maka segera jauhi/laporkan,” tambahnya. Juga dijelaskan bahwa iming-iming harga sangat murah dan platform diragukan harus dihindari.

Terlepas dari berbagai dampak negatif di atas, teknologi informasi yang semakin maju memiliki dampak positif. “Informasi tanpa batas, instan, mudah dan murah. Potensi yang luar biasa di bidang Keilmuan dan Ekonomi. Berkomunikasi dengan banyak teman secara mudah dan instant,” jelasnya.

Baca Juga:  Bentuk Ditjen Pesantren, Prabowo Dinilai Bangkitkan Spirit Pendidikan Islam Era Bung Karno

Selain itu, perkembangan TI mempermudah masyarakat untuk berkolaborasi. Berkoordinasi menjadi efektif dan efisien. Proses belajar-mengajar, rapat dan seminar Siapa saja, Dimana saja, dan Kapan saja.

Dari dampak positif – negatif perkembangan TI dan komunikasi yang terus berkembang, secara umum, menurut Sri Wahyuningsih, S.H., M.Pd yang merupakan Pendiri WCC Dian Mutiara ini, ada dua hal yang bisa mencegahnya.

“Kontrol Diri: gunakan logika, akal sehat, dan hati nurani untuk mengenali dan mencegah sejak dini,” ujarnya. Ketika sudah merasa tidak bisa lepas dari HP, matikan ponselnya selama beberapa hari. Jangan mudah tergiur harga murah atau untung besar. Jangan ikuti keinginan untuk terus membeli meskipun sedang diskon.

Poin kedua adalah, Informasi. “Terus update modus-modus penipuan dan kejahatan terbaru, pandai memilah mana berita yang benar mana yang hoax. Bila sudah dipastikan kebenarannya bisa saling update dengan tetap berhati-hati,” tandasnya. (rls/la/wp). **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *