Presisi News Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Info Produk

Biznet Gio Tingkatkan Performa Cloud dengan AMD EPYC untuk Hadapi Lonjakan AI

115
×

Biznet Gio Tingkatkan Performa Cloud dengan AMD EPYC untuk Hadapi Lonjakan AI

Sebarkan artikel ini

WP, Jakarta – Biznet Gio Cloud memperkuat infrastruktur cloud mereka dengan mengadopsi prosesor server AMD EPYC guna meningkatkan performa, efisiensi biaya, dan kesiapan menghadapi lonjakan kebutuhan kecerdasan buatan (AI).

Langkah ini diambil seiring meningkatnya permintaan komputasi berbasis AI dan machine learning yang membutuhkan kapasitas hardware lebih tinggi. Biznet Gio menilai teknologi prosesor AMD EPYC mampu memberikan kombinasi optimal antara jumlah core, kecepatan clock, serta efisiensi energi.

VP of Technology Operations Biznet Gio Cloud, Saputro Aryulianto, mengatakan bahwa perusahaan terus berupaya menghadirkan layanan cloud yang andal dan terjangkau dengan standar keamanan tinggi.

“Biznet Gio Cloud berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan uptime bulanan mencapai 99,99% serta dukungan penuh 24/7,” ujarnya.
Fokus pada Skalabilitas dan GPU untuk AI.

Baca Juga:  Kolaborasi Fuse & MAPCLUB Beri Proteksi Terbaik untuk Inovasi Terbaru Samsung

Dalam pengembangan layanan, Biznet Gio menghadapi tantangan utama berupa kebutuhan skalabilitas dan elastisitas, terutama karena pola beban kerja di Indonesia yang fluktuatif. Selain itu, gangguan rantai pasok global turut memengaruhi ketersediaan komponen seperti RAM dan SSD.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Biznet Gio menghadirkan layanan berbasis GPU, seperti NEO GPU dan NEO Metal, yang memungkinkan pelanggan menjalankan beban kerja AI secara fleksibel, baik melalui virtual machine maupun server bare metal.

Saat ini, perusahaan telah mengoperasikan lebih dari 300 server bare metal berbasis AMD EPYC, yang mencakup sekitar 90% dari total infrastruktur server terbaru mereka.
Efisiensi Biaya dan Energi
Hasil pengujian internal menunjukkan bahwa penggunaan AMD EPYC mampu menekan biaya operasional, termasuk pengurangan penggunaan lisensi hingga 20% berkat kepadatan core yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Kuririnaja Blitar, Solusi Transportasi dan Pengiriman Cepat untuk Masyarakat

Selain itu, efisiensi energi juga menjadi faktor penting. Biznet Gio mencatat penurunan konsumsi daya hingga 8% serta pengurangan emisi karbon sekitar 2.100 kilogram per server.

Ekspansi dan Strategi Masa Depan

Biznet Gio juga tengah mengeksplorasi penggunaan GPU alternatif seperti AMD Instinct untuk mendukung ekosistem AI yang lebih terbuka. Dukungan platform open source seperti ROCm dinilai menjadi nilai tambah dalam pengembangan teknologi tersebut.

Baca Juga:  Jana Snack, Cita Rasa Lezat Kue Basah dengan Harga Terjangkau

Ke depan, perusahaan berencana memperluas jangkauan layanan dengan membuka region data center baru di Bali serta menargetkan ekspansi ke kawasan Asia Pasifik (APAC).

Selain itu, Biznet Gio juga akan mengembangkan layanan baru seperti NEO DNS dan NEO CDN sebagai alternatif layanan global yang saat ini didominasi oleh Cloudflare.

“Untuk produk-produk terbaru, kami akan sepenuhnya menggunakan AMD EPYC sebagai standar,” kata Aryulianto.
Dengan performa yang dinilai unggul dibandingkan kompetitor, Biznet Gio optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan cloud lokal terkemuka di Indonesia sekaligus bersaing di pasar regional. (rls). **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *