Presisi News Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Regulasi

Sebulan Kelas Jurnal, 25 Mahasiswa Lulus Cumlaude; 19 Rampungkan Studi 3,5 Tahun

21
×

Sebulan Kelas Jurnal, 25 Mahasiswa Lulus Cumlaude; 19 Rampungkan Studi 3,5 Tahun

Sebarkan artikel ini

WartaPress, Malang— Sebanyak 25 mahasiswa peserta kelas jurnal yang difasilitasi Ayaskara Foundation dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Dari jumlah itu, 19 mahasiswa menuntaskan studi hanya dalam 3,5 tahun. Seluruh peserta juga berhasil mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal terindeks SINTA 4, sebuah capaian yang jarang terjadi dalam waktu pendampingan singkat. (02/05)

Program kelas jurnal tersebut berlangsung selama satu bulan dalam format pelatihan intensif. Dalam periode itu, peserta dibimbing sejak perumusan ide, penyusunan naskah, hingga proses submit ke jurnal. “Fokus kami adalah membuat proses yang biasanya panjang menjadi lebih terarah dan mudah diikuti,” ujar perwakilan Ayaskara Foundation, akhir pekan ini.

Baca Juga:  RUU Polri Dinilai Lemah Penguatan Peran Pemda dalam Fungsi Kamtibmas

*Siapa yang terlibat adalah 25 mahasiswa dari berbagai program studi yang mengikuti kelas jurnal Ayaskara. Apa yang dicapai meliputi kelulusan cumlaude, penyelesaian studi 3,5 tahun bagi sebagian besar peserta, serta publikasi di jurnal SINTA 4. Kapan capaian itu diraih setelah mengikuti kelas jurnal selama satu bulan menjelang yudisium. Di mana program dijalankan dalam skema pendampingan terstruktur oleh Ayaskara Foundation.

Penyelenggara menilai keberhasilan ini tidak lepas dari dua faktor utama. Mengapa program berjalan efektif, pertama karena kegigihan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir, kedua karena pendekatan pembelajaran yang dirancang praktis dan aplikatif. Peserta diarahkan langsung pada kebutuhan inti penulisan ilmiah tanpa beban teori berlebihan.

Baca Juga:  Komisi E DPRD Jatim Perkuat Paradigma Human Rights dalam Raperda Disabilitas

Adapun bagaimana proses berlangsung, kelas dirancang dengan sistem pendampingan intensif dan bertahap. Mahasiswa mendapatkan panduan teknis mulai dari penentuan topik, penyusunan kerangka, penulisan artikel, hingga strategi menembus jurnal. Setiap tahapan dipantau secara langsung sehingga meminimalkan kesalahan yang kerap memperlambat proses publikasi.

Sejumlah peserta menyebut model pembelajaran ini membantu mereka memahami alur penulisan ilmiah yang sebelumnya dianggap kompleks. Dengan langkah yang jelas dan sistematis, proses penyusunan tugas akhir menjadi lebih ringan dan terukur.

Baca Juga:  DPD Apersi Jatim Apresiasi Pemerintah Perpanjang Insentif PPN 100% untuk Pembelian Properti hingga Akhir 2024

Ayaskara Foundation menyatakan kelas jurnal ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan dukungan pembelajaran yang mudah dan berdampak nyata. Lembaga ini menilai capaian 25 mahasiswa tersebut menjadi bukti bahwa dengan metode yang tepat, mahasiswa dapat menyelesaikan studi lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas akademik.

Ke depan, program serupa direncanakan akan terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan mahasiswa dalam menghadapi tantangan penyusunan dan publikasi karya ilmiah.

Penulis : Syaifudin Zuhri, S.Pd Founder Ayaskara Foundation

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *