Presisi News Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Release

Komitmen Lintas Agama dalam Pencegahan Perkawinan Anak di Desa Wonorejo, Poncokusumo

×

Komitmen Lintas Agama dalam Pencegahan Perkawinan Anak di Desa Wonorejo, Poncokusumo

Sebarkan artikel ini

WartaPress, Poncokusumo, Malang – Upaya pencegahan perkawinan dini di Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, semakin diperkuat melalui peran aktif tokoh lintas agama. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (14/3) ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama Islam, Katolik, tokoh agama Buddha dari Suku Tengger Desa Ngadas, Pengasuh Pesantren, Kepala TPQ, Ketua MUI Kecamatan Poncokusumo, Kepala Desa Wonorejo, Mudin Desa Wonorejo, serta Sekretaris Desa Wonorejo.

Baca Juga:  Santri Manbaul Ulum Malang dan Rumah Sedekah NU Berbagi Kebahagiaan di Bulan Muharram

Acara diawali dengan sambutan serta pengarahan dari keynote speaker Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Malang, Drs. H. M. Zainuri, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi antar umat beragama untuk membangun kesadaran masyarakat dalam mencegah perkawinan anak.

Selanjutnya, pemaparan materi disampaikan oleh Yuli Nur Rohmawati, M.Pd, yang membahas tentang peran tokoh agama dalam pencegahan pernikahan dini serta penyiapan generasi muda yang lebih baik. Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan deklarasi komitmen bersama tokoh agama dalam pencegahan perkawinan anak di Desa Wonorejo Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, yang dipimpin oleh Sekretaris Desa Wonorejo, M. Bagus Mukmin, S.IP. Deklarasi ini diakhiri dengan penandatanganan bersama sebagai bentuk komitmen tokoh lintas agama dalam mencegah perkawinan anak di Desa Wonorejo.

Baca Juga:  DJPPR Sosialisasi Pembiayaan APBN dan Investasi SBN Ritel di Yogyakarta: Tingkatkan Literasi Keuangan

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, di akhir acara, buku saku edukasi diserahkan kepada para tokoh lintas agama. Buku ini diharapkan menjadi pedoman dalam melakukan sosialisasi kepada jamaah dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antar umat beragama dalam menjaga masa depan generasi muda serta menciptakan lingkungan yang lebih baik di Kabupaten Malang. (Rls). **

Baca Juga:  Kini Smartfren Beri Akses Nonton Liga Inggris Pakai SmartPoin
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *