Presisi News Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
KomunitasWarta Publik

Kegiatan Puan Muda Rumpun di Purwosari: Membangun Kesadaran dan Solidaritas

580
×

Kegiatan Puan Muda Rumpun di Purwosari: Membangun Kesadaran dan Solidaritas

Sebarkan artikel ini

WartaPress, Malang – Kelompok Puan Muda dampingan RUMPUN desa Purwosari melakukan pertemuan rutinnya, membahas isu-isu penting yang mempengaruhi kehidupan muda, pada Sabtu (14/6).

Izah, Ketua KPM (Kelompok Perempuan Muda) PelitaTunas Asri di Desa Purwosari, Kecamatan Singosari, membuka acara yang juga dihadiri oleh beberapa anggota dan kawan baru yang sangat antusias terlibat diskusi.

Mereka membahas isu pemanasan global, kesehatan reproduksi dan pernikahan dini, serta berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang kegiatan kunjungan ke Tanoker Jember. Pengampu RUMPUN, Nila Wardani, sangat antusias mendengarkan ide-ide baik dari beberapa anggota, diskusi berlangsung dengan riang gembira, berbagi ilmu dan pengalaman dengan para puan muda. “Kita bisa belajar dari hal sederhana dan tampak tradisional yang ternyata penuh pelajaran bermakna di sekitar kita.” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Membuka Acara Reuni Mantan Wartawan dan Karyawan Harian Karya Dharma

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan solidaritas di antara perempuan muda, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka dalam menghadapi isu-isu yang mempengaruhi kehidupan mereka. Dengan kehadiran kawan-kawan baru, kegiatan ini menjadi semakin dinamis dan produktif.

Melalui kegiatan seperti ini, Rumpun berharap dapat menciptakan perubahan positif dalam masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup perempuan muda. Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, para peserta kegiatan ini siap untuk menjadi agen perubahan dalam komunitas mereka.

Baca Juga:  Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idul Fitri 1446 H pada Senin 31 Maret 2025

Ketua KPM, Izah, berharap kegiatan seperti ini, bisa mengundang ketertarikan para muda sekitaran sehingga akan banyak masyarakat khususnya anak muda yang peduli akan diri sendiri dan lingkungan.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat berjalan rutin, paling tidak sebulan sekali, dan dapat menarik anggota baru untuk bersama sama belajar, sehingga bisa menciptakan kegiatan-kegiatan positif yang memberikan dampak baik untuk perempuan desa”, terang Izah.

Baca Juga:  Gerakan Makan Siang Gratis Warnai Konsolidasi Akbar, Ketua TKD Prabowo-Gibran dan Relawan Malang Selatan: Menang Satu Putaran

Pertemuan ini telah berhasil menyusun beberapa rencana kegiatan. Peta jalan menuju perubahan telah dibuat. Tinggal direalisasikan. (sar). **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *