WartaPress, Malang – Tim Teknik Industri 2 Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan pembaruan spot foto di kawasan wisata Coban Pelangi, Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempercantik tampilan destinasi wisata serta menarik minat pengunjung untuk berswafoto.
Tim Teknik Industri 2 ini terdiri dari Maulana Ahmad Buffon Arafat, Naufal Adrien Attala, Danny Adrian, Dyandini Faradiba Putri, dan Michelle Mandala Putri, dengan Arum Martikasari, M.Med.Kom sebagai Dosen Pembimbing Lapangan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) UMM yang juga menjadi wujud konkret dari upaya mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian kampus ke tengah-tengah masyarakat.
Sebelum memulai proyek pembaruan, tim terlebih dahulu melakukan koordinasi dan meminta izin secara langsung kepada penjaga kawasan wisata Coban Pelangi. Sambutan yang diberikan sangat positif dan penuh antusiasme. Pihak pengelola menyampaikan bahwa mereka memang memiliki rencana untuk memperbaharui spot tersebut, sehingga sangat terbuka dengan inisiatif yang dilakukan oleh tim mahasiswa.
Coban Pelangi sendiri dikenal sebagai salah satu objek wisata alam di Gubugklakah. Namun, papan tulisan “Coban Pelangi” yang sudah ada sebelumnya terlihat pudar dan kurang menarik. Melihat hal itu, Tim Teknik Industri 2 PMM UMM merancang spot foto baru dengan pendekatan kreatif.
Tim membuat kerajinan tulisan “Coban Pelangi” menggunakan tampah (nampan bambu) yang dicat warna-warni namun tetap mempertahankan kesan alami. Tampah tersebut kemudian disusun membentuk huruf-huruf yang menjadi latar foto unik dan menarik. Konsep ini sengaja diangkat agar tetap sejalan dengan suasana alam Coban Pelangi yang asri dan alami.
Setelah proses pemasangan selesai, tim sempat berinteraksi dengan beberapa pengunjung, termasuk salah satu wisatawan asing yang menunjukkan ketertarikan dan ikut berfoto di depan spot baru tersebut. Respon positif ini menjadi bukti bahwa kehadiran spot baru memberi nilai tambah pada daya tarik wisata.
Menanggapi hasil akhir dari pembaruan ini, penjaga Coban Pelangi kembali menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Kami sangat berterima kasih karena adek-adek sudah membantu memperindah Coban ini. Spot fotonya jadi lebih segar dan menarik untuk wisatawan. Ini sangat membantu kami yang memang sudah lama ingin mengganti tampilan lama,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Tim Teknik Industri 2 berharap kehadiran mereka bisa memberikan kontribusi nyata, walau sederhana, dalam mendukung kemajuan pariwisata lokal di Gubugklakah. Langkah kecil ini diharapkan bisa menjadi awal dari perubahan positif yang lebih luas di sektor wisata desa. (rls). **









