Presisi News Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
ParekrafPariwisata

Kolaborasi Polinema dan Desa Wringinsongo Kabupaten Malang Kembangkan Eduwisata Energi Terbarukan Berbasis Teknologi

138
×

Kolaborasi Polinema dan Desa Wringinsongo Kabupaten Malang Kembangkan Eduwisata Energi Terbarukan Berbasis Teknologi

Sebarkan artikel ini

WartaPress, Malang – (17 November 2025) — Pengelola Pemandian Sumberingin, Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, mengikuti pelatihan intensif pengoperasian dan perawatan modul edukasi Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro (PLTPH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Pelatihan berlangsung pada 15–16 November 2025 di Balai Desa Wringinsongo dan kawasan Pemandian Sumberingin. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Kemendiktisaintek Tahun 2025, yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program ini dipimpin oleh Ferdian Ronilaya sebagai Ketua Pengusul, bersama Asfari Hariz Santoso dan Tiara Estu Amanda sebagai anggota tim dari Program Studi Sarjana Terapan Sistem Kelistrikan, dan Usaha Perjalanan Wisata, Politeknik Negeri Malang.

Baca Juga:  Disporapar Kota Malang Turut Meriahkan Karnaval dalam rangka Merayakan HUT RI ke-78

Bangun Kemandirian Eduwisata Energi Terbarukan

Pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan pengelola destinasi wisata dalam memberikan edukasi energi terbarukan kepada masyarakat dan pelajar. Selain itu, peserta dibekali keterampilan teknis terkait perawatan modul PLTPH dan PLTS agar fasilitas yang disediakan dapat beroperasi secara mandiri dan berkelanjutan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat peran Pemandian Sumberingin sebagai pusat eduwisata berbasis energi terbarukan. Kami ingin pengelola mampu memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus merawat peralatan secara mandiri. Dengan begitu, desa tidak hanya memiliki fasilitas, tetapi juga kapasitas,” ujar Ferdian Ronilaya mewakili tim pengusul.

Baca Juga:  Musik Mbois Siap Digelar di Alun-Alun Merdeka Kota Malang

Apresiasi Pemerintah Desa
Kepala Desa Wringinsongo, Heri Firmasyah, S.E., memberikan apresiasi atas konsistensi Politeknik Negeri Malang dalam mendukung pembangunan desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polinema. Selama empat tahun terakhir, Polinema secara masif telah melakukan berbagai upaya pengembangan desa, baik melalui hibah peralatan maupun pelatihan-pelatihan. Dampaknya sangat terasa bagi kemajuan Wringinsongo,” ujarnya.

Penguatan Sarana Edukasi Melalui Hibah Peralatan
Untuk mendukung kegiatan eduwisata energi terbarukan, tim pengabdian menghibahkan sejumlah fasilitas edukasi, meliputi: Gazebo literasi lengkap dengan whiteboard, Modul peraga PLTPH 500 Watt, Modul trainer kits PLTS berisi panel surya 100 Wp, solar charge controller, inverter, dan baterai.

Baca Juga:  Rebut Pasar Wisata Global, Tiongkok Aplikasikan Teknologi Metaverse

Fasilitas ini diharapkan menambah daya tarik dan menguatkan fungsi Pemandian Sumberingin sebagai pusat pembelajaran energi terbarukan di tingkat masyarakat.
Dorong Desa Berkelanjutan
Melalui serangkaian kegiatan tersebut, Desa Wringinsongo diproyeksikan berkembang sebagai salah satu contoh desa eduwisata energi terbarukan di Kabupaten Malang. Sinergi pemerintah desa, pengelola wisata, dan perguruan tinggi dinilai menjadi faktor penting dalam keberlanjutan program ini. (tf/wp). **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *