WartaPress, Kota Malang – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mendadak bertolak ke Jakarta setelah mendapat panggilan dari Sekretariat Presiden. Agenda tersebut membuat orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota Malang itu menunda menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Malang.
Pelantikan yang semula dijadwalkan pada pukul 13.30 WIB berlangsung di Graha Purva Praja, Jalan Mayjen Sungkono, Kota Malang, akhirnya ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Malang, R. Dandung Julhardjanto, mengatakan agenda pemanggilan mendadak ke Jakarta bersifat sangat mendesak sehingga tidak memungkinkan untuk ditunda.
“Dipanggil ke Jakarta oleh Sekretariat Presiden. Urgent banget, sangat urgent mestinya. Tidak bisa ditunda sehingga beliau langsung berangkat ke sana,” ujar Dandung.
Namun, Dandung mengaku belum mengetahui secara pasti agenda yang membuat Wahyu Hidayat harus segera bertolak ke Jakarta. Menurutnya, pemanggilan tersebut diterima secara mendadak.
“Terkait kegiatannya apa, saya belum tahu juga karena mendadak,” katanya.
Akibat keberangkatan tersebut, agenda pelantikan pejabat Pemkot Malang harus ditunda. Dandung belum dapat memastikan kapan pelantikan akan kembali digelar.
“Ditunda sampai… mudah-mudahan secepatnya. Nanti kita atur kembali,” ujarnya.
Penundaan ini berkaitan dengan pelantikan pejabat yang jumlahnya cukup besar. Dandung menyebut masih terdapat sekitar 176 pejabat yang masuk dalam agenda tersebut, mulai dari pejabat eselon II hingga eselon IV.
“Yang tersisa sekitar 176, mulai eselon dua sampai eselon empat,” jelasnya.
Dandung juga memastikan 176 pejabat tersebut belum seluruhnya dilantik atau ditempatkan. Untuk sejumlah posisi yang masih kosong, prosesnya juga belum dilakukan.
“Belum semuanya. Yang ditunda ini belum semuanya,” katanya.
Belum jelasnya agenda pemanggilan Wahyu Hidayat ke Jakarta membuat waktu pelaksanaan pelantikan pengganti juga masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Pemkot Malang selanjutnya akan mengatur kembali jadwal pelantikan setelah agenda Wali Kota Malang di Jakarta selesai. (Hr/wp). **









