WartaPress, Jakarta (Ilustrasi Foto dari Food&Wine) – Mahalnya harga daging mendapat sorotan belakangan ini, apalagi menjelang bulan ramadhan, harga komoditi bahan pokok konsumsi diperkirakan semakin naik.
“Daging sapi (impor ) kita juga harganya lebih mahal dari Vietnam & negara asean lainnya. Walaupun sumbernya sama,” Kata Susi Pudjiasruti, mantan Menteri Kelautan, melalui akun X @susipudhiastuti115, pada Senin (10/2).
Pemilik Susi Air ini juga ingat percakapannya dengan Menteri Pertanian Vietnam tahun 2017. “Saya bahkan sempat bergurau Sapi dari Australia ke Indonesia dan ke Vietnam keliling dulu lewat Atlantik pengirimannya. Jadi yg ke Indonesia lebih mahal ongkos kirimnya,” katanya lagi.
Pendapat Susi ditanggapi banyak warganet yang mendukung pendapat tersebut. Dari pendapat dan tanggapan dengan netizen, diketahui bahwa ada banyak perusahaan importer daging sapi, namun sesungguhnya dimiliki oleh segelintir orang.
Patut diduga sedikit pengusaha ini membentuk banyak perusahaan, dan mereka lalu “memainkan” harga dan ketersediaan barang. Minimnya kompetisi inilah yang membuka lebar praktek monopoli. (Red3/wp). **









