Presisi News Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Umum

ISNU UB Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

193
×

ISNU UB Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Sebarkan artikel ini

WartaPress, Kota Malang — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Universitas Brawijaya (UB) berlangsung khidmat dan penuh makna, (2/10/2025).

Acara ini menampilkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Bu Nyai Muthomimah Hasyim Muzadi serta Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa.

Bu Nyai Muthomimah hadir menekankan pentingnya penguatan masyarakat tidak hanya dalam ranah agama, tetapi juga sosial, ekonomi, hingga pemerataan keadilan. Menurutnya, masyarakat yang mapan dan berkeadilan akan menjadi fondasi kuat bagi perjuangan generasi muda, termasuk kader ISNU.

Baca Juga:  Aktivis konservatif pro Israel asal AS tewas ditembak saat acara publik

“Kita jangan hanya berhenti pada penguatan iman dan kepercayaan, tapi juga harus memperhatikan kesejahteraan ekonomi dan pemerataan keadilan. Jangan pernah berharap keadilan hadir tanpa adanya pemerataan,” ungkap ketua muslimat kota Malang ini.

Bu Nyai Muthomimah mengaku terkesan dengan kekhidmatan suasana peringatan digelarnya ISNU.

Sementara itu, Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa, hadir dengan penuh kerendahan hati. Ia menyebut bahwa kehadirannya bukan karena kapasitasnya sebagai pejabat alias tetapi juga sebagai kader Fatayat NU.

“Saya datang sebagai Fatayat,” ucap Wabup (hijab biru) yang sedang menempuh perjalanan pasca sarjana di FE UB.

Baca Juga:  Gus Dien Beberkan 9 Alasan Memilih Abah Anton Menjadi Wali Kota Malang

Dalam kesempatan yang sama, Ketua ISNU UB Doktor Nurul Badriyah menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan salah satu bentuk ekspresi totalitas insan akademis cinta kepada Rasulullah SAW, NU dan negara.

“Maulid ini bukan sekedar perayaan, tapi wujud cinta kita kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Dan bagi ISNU, acara ini juga bentuk khidmat kepada NU. Kami berharap, dari kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa cinta yang semakin mendalam hingga dua hal terindah: kepada Nabi Muhammad SAW dan kepada NU,” ucap Wakil Dekan FE UB ini.

Baca Juga:  Presiden Ungkap Prospek Industri Kelapa di Tengah Isu Ekonomi Hijau Global

Sementara itu Nyai Luluk dari Pasuruan sebagai pembicara menyampaikan kesan. “Kesan pertama saya, ketika berada di acara ISNU ini rasanya seperti berada di kantor NU, bukan di Universitas Brawijaya. Ada suasana kekeluargaan, kehangatan, dan ruh Nahdliyyin yang begitu terasa,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi ISNU UB kali ini menjadi ajang memperkuat ukhuwah, meneguhkan khidmat, dan memperluas persepsi masyarakat bahwa Islam tidak hanya membangun iman, tetapi juga menata keadilan sosial. ANS. (tf/wp). **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *