WartaPress, Malang Kota — Program MBG Kartika Nawa yang digulirkan oleh pemerintah melalui PGM pusat, telah berjalan selama satu bulan di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang. Program ini memberikan manfaat langsung kepada 3.213 siswa dari 21 sekolah yang tersebar di beberapa kelurahan.
Firman Ferdiansyah selaku Koordinator Mitra MBG menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini melibatkan sejumlah SPPG yang berada di bawah naungan yayasan lokal. Salah satu divisi yang berperan penting adalah Ocean Garden, yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan bahan pangan.
“Kami mengawal ketat seluruh proses, mulai dari pembelian bahan baku, pengolahan, hingga distribusi. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan yang diterima oleh siswa,” ujarnya.
Firman menambahkan, selama satu bulan pelaksanaan, tidak ditemukan kasus keracunan maupun keluhan serius dari pihak sekolah. Hal ini menjadi indikator keberhasilan sistem pengawasan internal yang diterapkan oleh MBG Group, termasuk keterlibatan ahli gizi dan akuntan yang ditunjuk langsung oleh pusat.
Selain memberikan manfaat gizi kepada siswa, program MBG Kartika Nawa juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Sesuai dengan arahan pemerintah pusat dan Pemda, tenaga kerja yang direkrut berasal dari wilayah setempat. Kelurahan Kidul Dalem menjadi salah satu mitra aktif dalam menyalurkan tenaga kerja lokal yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan program.
Struktur operasional MBG terdiri dari 50 pengelola, termasuk tiga tenaga inti dari pusat dan 47 relawan yang terbagi dalam berbagai divisi. Ocean Garden menurunkan tim berpengalaman di bidang vital seperti persiapan dan pengolahan makanan, guna menjaga kualitas dan keamanan konsumsi.
Untuk menjamin kepuasan penerima manfaat, MBG membuka jalur komunikasi langsung dengan pihak sekolah melalui tim PSI. Setiap hari, tim ini menerima masukan terkait menu, rasa, dan kualitas makanan. Usulan dari sekolah akan ditindaklanjuti oleh kepala SPPG, asisten laboratorium, atau ahli gizi yang bertugas.
“Tujuan utama kami adalah memberikan makanan bergizi kepada siswa. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak yang menerima manfaat benar-benar mendapatkan asupan yang sehat dan aman,” pungkas Firman. (tf/wp). **









