Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Diskusi PublikNarasi

Momen Ketika Ganis Rumpoko Minta ke Bambang Pacul Tutorial Jadi ‘Korea’

726
×

Momen Ketika Ganis Rumpoko Minta ke Bambang Pacul Tutorial Jadi ‘Korea’

Sebarkan artikel ini

WartaPress – Kota Malang JATIM – Ganisa Pratiwi yang akrab disapa Ganis, hadiri acara Kongkow Bambang Pacul di Atria Hotel, Kota Malang, Jawa Timur, (20/7). Acara ini diselenggarakan bersama media Total Politik.

Dalam acara ini, Ganis meminta tutorial pada Bambang Pacul untuk menjadi ‘miskin’, yang menurut istilah politisi yang sedang viral ini identik dengan ‘korea’. Pertanyaan Ganis sontak mengundang gelak tawa peserta.

Berawal, Arie Putra dan Budi Adiputro sebagai pemandu acara sempat mempersilahkan Ganis mengajukan sebuah pertanyaan. Dalam sesi tanya jawab tersebut, pertanyaannya langsung menarik perhatian peserta.

“Selamat sore, Pak Komandan Bambang Pacul, nama saya Ganis, saya dari Universitas Airlangga. Yang mau saya tanyakan, Kita tadi katanya kalau Pak Prabowo itu bukan Korea, ya? Nah, kira-kira kalau teman-teman yang kaya dari lahir ini, kira-kira bisa ngga punya mental korea juga seperti Pak Pacul?,” tanya Ganis yang merupakan putri alm. Edi Rumpoko (ER) mantan Wali Kota Batu.

Baca Juga:  Pemilu 2024 di Kota Malang: Dinamika Pemilih Muda di Tengah Bayang-Bayang Politik Uang dan Transformasi Digital

Budie pun mengatakan hal yang mengundang tawa meriah peserta dengan menyebut pertanyaan Ganis mewakili ‘suara dari orang kaya’. Sementara ‘korea’ mencitrakan arus bawah. “Karena sebenarnya, kita yang punya privilage lebih itu sekarang jadi seperti dipinggirkan, gitu,” imbuhnya.

Acara Kongkow ‘Komandan Korea’ Bambang Pacul berlangsung interaktif di Atria, Kota Malang / ist

Pacul pun menanggapi, kalau banyak orang yang memiliki kehidupan yang serba mudah dan instan. Hal tersebut, berkat kedudukan kedua orangtuanya.

“Loh kalau putrinya Pak Edi Rumpoko yo beres to? Ngikutin jejak bapaknya, ya oke. Karena punya privilage,” canda Pacul.

Lantas, Pacul pun kembali bertanya-tanya, mengingat pertanyaan Ganis tersebut baginya tidak masuk akal. Sebab, Ganis terlahir dari keluarga yang serba ada, namun ia justru meminta tutorial menjadi ‘orang miskin, (Korea).

Baca Juga:  Pemilu 2024: Dari Isu Polarisasi ke Pembangunan Ekonomi

“Tadi kamu minta apa? Mau jadi orang Korea? Ada orang kaya minta jadi orang Korea, haha. Lihat ini, yang bukan Korea aja pingin jadi Korea. Kamu dilahirkan sudah orang kaya, ya susah,” lanjut Pacul sembari tertawa bersama peserta.

Ia lantas menyebutkan langkah-langkah menjadi Korea sejati, sembari menjelaskan ia tampak sedikit mengernyitkan dahi. Bisa jadi, Bambang Pacul pertama kali mendapat pertanyaan kiat-kiat menjadi ‘korea’ justru dari kalangan menengah ke atas.

“Sudah terlanjur kaya, tapi bisa kok kalau mau jadi Korea. Yang pertama bare situation, yang mana harus punya mental Korea. Jadi nanti ya harus ikut sekolah partai, hehe. Tapi apakah harus menjadi anggota partai? Jawabannya, ngga harus, tapi kira-kira ya boleh lah,” tandasnya. Tampaknya istilah ‘korea’ bagi tokoh ini lebih mengarah ke nilai hidup ketimbang status sosial.

Baca Juga:  Komunitas Seni Malang Selatan Gaungkan Gerakan NyoblosBareng untuk Pilkada Serentak 2024

Sebagaimana diketahui, Bambang Pacul semakin dikenal luas sejak memopulerkan istilah ‘korea-korea’, dalam sebuah rapat formal Komisi III DPR RI bersama Menkopolhukam dan Kepala PPATK. Berbagai tanggapan dan pertanyaan dari publik terkait arti dari ‘korea’ itu, kian ramai, membuat Bambang Pacul sering memberikan penjelasan. Istilah ‘korea-korea’ menurut Bambang Pacul pernah begitu populer bagi masyarakat Jawa. Dahulu ceritakan, ‘korea’ ini istilah yang akhirnya merujuk pada orang-orang dari kelas bawah yang mempunyai militansi untuk melenting ke atas, memiliki semangat untuk keluar dari belenggu kemiskinan. (ken/wp). **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *