WartaPress, Kota Malang – Polresta Malang Kota terus melakukan penertiban balap liar di Kota Malang. Terbaru, bersama beberapa instansi terkait telah mengamankan setidaknya 130 motor hingga Minggu (2/3/2025). Dilakukannya pengamanan karena motor-motor itu diduga terlibat dalam aksi balap liar di sekitaran Jln Ciliwung Kota Malang.
Bahkan melalui investigasi, ternyata bukan hanya satu titik yang menjadi arena balap liar di Kota Malang. Beberapa area GOR Ken Arok, juga Suhat biasanya juga menjadi arena balap liar di jam-jam tertentu.
Moreno Soeprapto, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Gerindra dari Dapil Malang Raya Jawa Timur, menanggapi masalah balapan liar ini. Bahwa antusias generasi muda harus diarahkan ke hal yang positif. Sehingga harus punya wadah untuk menyalurkannya ke arah yang benar. Anak muda yang berprestasi diberikan ruang untuk berekspresi.
Menurutnya, Pemkot Malang harus memperhatikan atas potensi, dan selayaknya memfasilitasi, dan memberikan bimbingan kepada generasi muda supaya balap liar yang mereka lakukan agar bisa beralih ke arah ajang prestasi yang terwadahi.
“Balap liar di jalan raya memang tidak boleh, karena tidak ada standard keamanan dan malah mengganggu masyarakat. Tapi kalau balap motor dan mobil di sirkuit, malah bisa jadi jalan prestasi bagi generasi muda.” Ungkap Moreno.
“Paling tidak pemerintah hadir dalam membuatkan event. Syukur-syukur difasilitasi venue hingga sirkuit. Otomatis banyak sektor yang ikut terangkat. Pariwisata, UMKM, bengkel otomotif.” Tegasnya.
Lebih lanjut, Moreno yang masih aktif jadi pembalap itu mengatakan bahwa dirinya siap jadi pembina minat dan bakat para anak muda Kota Malang.
Gayung bersambut, di kota Malang, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang, Danny Agung Prasetyo, mengatakan pihaknya siap dukung Pemkot Malang untuk merealisasikan fasilitas balap di Kota Malang.
“Kalau usulan dan pembahasan resmi memang belum (dilakukan). Tapi mungkin akan mulai kami pertimbangkan untuk membahasnya. Setidaknya secara internal. Baik di komisi atau fraksi,” Kata Dany.
Keseluruhan dari Fraksi Garindra, termasuk Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah, SIP, juga sepakat, apabila Pemkot Malang akan serius dan memfasilitasi minat bakat balap anak muda Kota Malang. Karena menurutnya pula, bahwa generasi muda itu punya semangat untuk berpreatasi. Dan dia juga berharap balap liar ini tidak hanya berhenti, namun diarahkan sesuai aturan agar bisa jadi ajang prestasi serta dapat menyaring pembalap-pembalap profesional.
“Kita sebegai generasi muda punya semangat untuk berprestasi. Salah satunya di ajang balap. Sudah sepantasnya Pemerintah Kota Malang memfasilitasi minat bakat balap ini supaya tidak jadi balap liar tapi balap resmi yang bisa jadi ladang prestasi.” Tandasnya. (Sar25). **









