Presisi News Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Umum

Wamentan RI Tegaskan Stok Beras Nasional Aman

420
×

Wamentan RI Tegaskan Stok Beras Nasional Aman

Sebarkan artikel ini

WartaPress, Kota Malang – Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, menegaskan bahwa stok beras nasional aman meski beberapa daerah mengalami fenomena panic buying. Pemerintah, melalui Bulog, kini memiliki cadangan beras sebanyak 4,3 juta ton dan telah menyalurkan 3.000 ton per hari. Target distribusi akan ditingkatkan menjadi 7.000 ton per hari untuk menjaga pasokan dan menstabilkan harga.

“Kita akan percepat distribusi melalui berbagai saluran, melibatkan pedagang pasar, ritel modern, TNI-Polri, hingga BUMN. Insya Allah aman,” ujar Sudaryono usai memberikan kuliah tamu pada kegiatan PK2MABA di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, Malang, Rabu (13/8/25).

Baca Juga:  Lab Akustik ITB Bersama Kairos Multi Jaya Gelar Workshop Integrasi Akustik Bangunan dan Profesional Audio

Menurutnya, kenaikan permintaan belakangan ini dipicu situasi standing crop, yaitu masa jeda di mana tidak ada kegiatan tanam maupun panen. Meski demikian, stok hasil panen sebelumnya masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah juga memastikan narasi impor beras tidak benar.

Jenis beras yang dilepas ke pasar adalah beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dengan harga dari Bulog Rp11.000 per kilogram dan dijual maksimal Rp12.500 di pasaran.

Baca Juga:  Pantau keamanan KTT AIS 2023 di Bali, Polri gunakan teknologi terbaru

Terkait isu impor besar-besaran produk pertanian dari Amerika Serikat, Sudaryono menegaskan bahwa impor hanya dilakukan untuk komoditas yang tidak bisa atau belum optimal diproduksi di dalam negeri, seperti gandum, kedelai, atau bawang bombay.

“Semangatnya adalah mengurangi volume impor setiap tahun sambil meningkatkan produksi dalam negeri,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini Indonesia sudah tidak mengimpor beras, jagung, gula konsumsi, dan garam konsumsi. Ke depan, pemerintah menargetkan peningkatan ekspor komoditas perkebunan seperti kopi dan kakao, menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu unggulan nasional. (Tf/wp). **

Baca Juga:  Menparekraf Perkuat Ekosistem Ekraf di Kabupaten Bangli Melalui Workshop KaTa Kreatif
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *