WartaPress, Blitar (4/2/2025) – Kabar pergantian kepala dinas di Kabupaten Blitar menjadi perbincangan hangat hari ini, bahkan sebelum pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih dilakukan.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri terbaru, kepala dinas dapat diganti setelah pelantikan kepala daerah untuk menyelaraskan visi misi kepala daerah.
Perombakan mesin dinas Kabupaten Blitar diperkirakan akan dilakukan pada akhir Februari ini. Beberapa dinas strategis yang disebut-sebut akan mengalami perubahan antara lain Dinas Pendidikan, PUPR, Pertanian, Bappeda, dan PMD.
Selain pergantian kepala dinas, isu lain yang beredar adalahSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar akan diambil dari Provinsi Jawa Timur. Tujuannya adalah untuk menjaga netralitas ASN. Namun, hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah Blitar tidak memiliki putra terbaik untuk menduduki jabatan nomor 3 di pemerintahan Rijanto Beky?
Sebelumnya, Miftakhul Huda, juru bicara tim transisi Rijanto Beky, menegaskan akan melakukan “bersih-bersih” birokrasi, terutama bagi mereka yang “gagal move on” dari Pilkada 2024. Langkah tegas ini diambil untuk mewujudkan visi misi Pemerintah Kabupaten Blitar 2025-2030. Dari pemetaan yang dilakukan, diakui masih banyak yang belum “move on” dari pilkada.
“Yang ada saat ini adalah bagaimana kita bersama-sama bersatu mewujudkan yang lebih baik secepatnya,” ujar Huda.
Akhir Kata pergantian kepala dinas dan isu Sekda dari provinsi menjadi sorotan utama di Kabupaten Blitar saat ini. Masyarakat menantikan langkah-langkah konkret dari pemerintahan baru untuk mewujudkan perubahan yang lebih baik. (Hk). **









