Presisi News Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Nasional

Dikritik kinerja 100 hari, Menteri HAM Pigai sebut DPR belum paham: kami bukan LSM

390
×

Dikritik kinerja 100 hari, Menteri HAM Pigai sebut DPR belum paham: kami bukan LSM

Sebarkan artikel ini

WartaPress, Jakarta – Dalam rapat kerja Komisi XIII di gedung parlemen, Jakarta Pusat, Rabu lalu (5/2/2025), anggota DPR mengkritik kinerja Kementrian HAM dalam 100 hari pertama tugasnya.

Menteri HAM Natalius Pigai diminta pihaknya seharusnya hadir dalam setiap persoalan di masyarakat agar tidak terjadi pelanggaran HAM di bawah. Seperti dalam kasus PSN Rempang Eco City, kasus protes rakyat terhadap pagar laut Tangerang dan lainnya. Saat rapat itu Pigai tidak banyak menanggapi langsung kritikan legislatif Senayan.

Baca Juga:  Polri Siapkan Strategi Mudik Lebaran Aman dan Nyaman Bagi Masyarakat

Yang terbaru, Pigai memberikan rangkuman tanggapan tertulis yang dipost di akun X @NataliusPigai2 pada Jumat (7/2), yang menepis poin sorotan DPR sebelumnya.

“DPR ingin Kementrian HAM hadir di kasus kasus di lapangan seperti Komnas HAM atau LSM. Gak mungkin kan, kewenangan kami tidak urus kasus di peradilan. Itu kewenangan Komnas HAM RI,” katanya.

Lanjutnya, ia menyatakan tugas dan fungsi Kementrian adalah membuat regulasi dan kebijakan di bidang HAM. Sebab katanya, tidak mungkin orang-orang di kementriannya turun lapangan seperti LSM dan Komnas HAM.

Baca Juga:  Badan Saksi Nasional Partai Golkar Periode 2024-2029 Dikukuhkan, Ini Susunan Pengurusnya

“DPR belum paham bahwa kami di Kementrian HAM ini eksekutif karena perlu kebijaksanaan terkait kasus-kasus,” tambahnya.

Kewenangan pihaknya, adalah membangun peradabaan HAM melalui Mainstreaming Human Rights. (Rls/la). **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *