Presisi News Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Ekonomi KerakyatanPEMDA

Bersaing di Era Ekonomi Baru, Koperasi-UKM Kota Malang Perkuat Inovasi dan Transformasi Digital

463
×

Bersaing di Era Ekonomi Baru, Koperasi-UKM Kota Malang Perkuat Inovasi dan Transformasi Digital

Sebarkan artikel ini

WartaPress, Kota Malang JATIM (Foto/Pemkot) – Penguatan ekonomi pada sektor UKM dan koperasi terus digencarkan pemerintah Kota Malang, melalui dinas terkait. Diuraikan sebagaimana dimuat dalam malangkota.go.id (29/4/2025), bahwa penguatan klaster per ekonomian dan kesejahteraan, sebuah pendekatan pembangunan ekonomi yang tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga keinginan dan ketangguhan sosial.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin menyampaikan saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Malang Tahun 2025 di Kantor Dekopinda Kota Malang, Jalan Panji Suroso No 3 Kota Malang, Selasa (29/4/2025).

Wawali Ali mengajak seluruh stakeholder, pemangku kepentingan koperasi untuk menyusun langkah-langkah strategi yang mampu mempercepat realisasi misi tersebut.

“Koperasi dan UMKM harus terus dikembangkan melalui inovasi model bisnis, transformasi digital, serta peningkatan kapasitas SDM agar bisa bersaing di era ekonomi baru,” ujarnya.

Pada konteks yang sama, hal ini sejalan dengan semangat Dasa Bakti ke-9 yaitu Ngalam Laris, yang fokus pada pengembangan produk usaha lokal, termasuk fasilitasi permodalan dan pemasarannya. Ngalam Laris bukan sekadar program, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk menumbuhkan menuju kebanggaan produk asli Malang.

Baca Juga:  Sambut Bulan Suci Ramadan Pemerintah Kota Malang Gelar Festival Musik Patrol Modern The Beautiful Vibes Of Ramadan 1445 H

Sehingga, diharapkan peran Dekopinda Kota Malang dapat semakin aktif dalam mengedukasi dan mendampingi koperasi serta pelaku UMKM agar mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan pasar yang semakin kompetitif. “Pendampingan ini tidak hanya terbatas pada sisi manajerial, tetapi juga mencakup peningkatan mutu produk, legalitas usaha, serta literasi digital agar koperasi dan UMKM mampu naik kelas dan merambah pasar yang lebih luas,” beber Wawali Ali.

Pemkot Malang juga mendorong sinergisitas antara koperasi dengan pelaku usaha lokal dalam membangun rantai pasok berbasis kearifan lokal. “Inilah saatnya kita menunjukkan bahwa koperasi bukan hanya sekedar ‘badan usaha tradisional’, tetapi bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang dinamis, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” harapnya.

Baca Juga:  Kabar Sekda Kabupaten Blitar Akan Diambil dari Provinsi, Perombakan Dinas Strategis Digelar Akhir Februari

Semangat kolaborasi menurut Wawali harus menjadi napas utama dalam setiap langkah pembangunan ekonomi lokal. Pemerintah Kota Malang pun berkomitmen untuk terus memberikan ruang seluas-luasnya bagi pelaku inovasi ekonomi lokal.

Lebih lanjut Wawali Ali mengatakan, Pemkot Malang terus melakukan penguatan infrastruktur pendukung, termasuk penataan pasar rakyat, pembangunan sentra industri kreatif, dan pengembangan kawasan UMKM yang terintegrasi dengan layanan perizinan dan pembinaan yang mudah diakses. “Semua ini dilakukan untuk menciptakan ekosistem usaha yang sehat, aman, dan produktif. Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda, untuk ikut mengambil bagian dalam konsep Ngalam Laris ini,” ungkapnya lagi.

Budaya membeli dan menggunakan produk lokal pun dikatakan harus ditanamkan sejak dini. “Kita harus bangga memakai produk Malang, mempromosikan karya warga sendiri, dan menjadikan hal tersebut sebagai bagian dari gaya hidup modern yang berkarakter lokal,” ajaknya.

Baca Juga:  Melalui Enumerator Tekan Kemiskinan dan Tingkatkan Perekonomian Kota Malang

Dalam konteks ini, Wawali Ali menekankan peran koperasi sekolah, koperasi pemuda, dan koperasi berbasis komunitas sangat penting. “Mereka bisa menjadi media pembelajaran dan penguatan ekonomi sejak usia muda. Jika kita ingin membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan, maka kita harus mulai menumbuhkan semangat kewirausahaan sejak dini dan koperasi adalah salah satu jalurnya,” tambahnya.

Wawali pun optimis, dengan sinergi yang solid antara pemerintah, Dekopinda, koperasi, dan pelaku masyarakat, Kota Malang akan mampu menjelma menjadi kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga tangguh secara ekonomi rakyat. “Koperasi yang sehat, UMKM yang kreatif, dan pasar rakyat yang tertata akan menjadi fondasi utama bagi masyarakat yang sejahtera dan mandiri,” pungkas Wawali. (Ed-wp). **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *