WartaPress – Penulis sastra terkenal asal Amerika Serikat, Dan Brown, segera menghadirkan novel terbarunya yang berjudul: The Secret of Secrets. Kisah yang disebut paling spektakuler di antara semua karyanya yang mendunia.
Novel ini masih seputar petualangan mendebarkan ilmuwan nyentrik simbolog dari kampus Harvard, Profesor Langdon, yang berhadapan dengan kejadian rumit, berbahaya, misterius dan menggemparkan. Dan Brown selalu mengklaim bahwa lokasi, teknologi, perkumpulan rahasia dalam novelnya adalah nyata.
Khusus untuk kali ini, menurut bocoran oleh Brown sendiri sebagai “novel dengan alur cerita paling rumit dan paling ambisius yang pernah ditulisnya,” The Secret of Secrets akan terbit pada 9 September 2025 oleh penerbit Doubleday.
Brown menjanjikan “sebuah mahakarya yang menggetarkan, berliku-liku, dan menggugah pikiran” yang membawa Langdon ke Praha tempat pacar barunya, Katherine Solomon, akan menyampaikan “ceramah inovatif” terkait dengan buku barunya tentang “sains noetik” yang berisi “penemuan mengejutkan tentang hakikat kesadaran manusia dan mengancam untuk mengganggu kepercayaan yang telah mapan selama berabad-abad.” tulis Emily Heler melalui Vulture.
CEO Penguin Random House Global, Nihar Malaviya, mengatakan, “Dan Brown telah menciptakan cerita seru Robert Langdon baru yang akan memukau dan menyenangkan para pembaca di seluruh dunia. Ciri khas buku-buku Dan – kode, seni, sejarah, agama, dan sains mutakhir – ditampilkan sepenuhnya di samping alur cerita yang menarik. Dan kita menemukan salah satu pahlawan fiksi terhebat, Robert Langdon, yang sedang jatuh cinta dan melarikan diri di salah satu kota paling misterius dan indah di dunia. THE SECRET OF SECRETS adalah novel terbaik Dan sejauh ini dan ini akan menjadi acara penerbitan terbesar tahun 2025.”

Editor lama Brown, Jason Kaufman, berkata, “Dan selalu membuat saya takjub dengan alur ceritanya yang hebat dan ide-idenya yang cemerlang. THE SECRET OF SECRETS menyajikan cerita yang cerdik, mengungkap dunia yang menarik – dengan alur cerita yang tidak akan pernah Anda duga. Ini adalah Dan Brown yang klasik.”
“Saya kebetulan percaya bahwa kita berada di puncak revolusi besar dalam cara kita berpikir tentang otak dan hubungan kita satu sama lain,” katanya. “Ilmu pengetahuan mutakhir kini tengah mengeksplorasi model-model kesadaran tingkat lanjut yang tampaknya siap menjelaskan beberapa misteri terdalam pikiran. Saya memilih topik ini karena saya merasa topik ini sangat menarik, dan juga karena topik ini relevan bagi kita semua.” ujarnya, dikutip dari The Economic Times.
Doubleday berencana untuk merilis serentak buku tersebut di setidaknya 17 negara, termasuk Republik Ceko, Turki, Spanyol, Jerman, Prancis, Inggris, Swedia, Portugal, Finlandia dan lainnya.
Sebagaimana diketahui, Brown merupakan penulis kenamaan dunia yang berkali-kali kontroversial karena muatan novelnya yang diklaim “mengungkap rahasia besar” dunia: konspirasi ‘sekte-sekte’ misterius dunia seperti Biarawan Sion, rahasia lukisan Monalisa, teknologi yang disembunyikan, konspirasi terorisme, virus, riset-riset tertutup, kode rahasia militer, mafia politik, dan masih banyak lagi yang membuat karyanya sempat dikecam di sejumlah negara. Tapi ia menyakinkan pembaca bahwa literasi novelnya diambil dari riset mendalam atas fakta sejarah yang meskipun banyak disembunyikan penguasa.
Salah satu novelnya yang heboh adalah, THE DA VINCI CODE, yang menampilkan simbolog Harvard Robert Langdon dalam petualangan berbahaya menyelam dalam sebuah konspirasi paling keras menantang logika masyarakat beriman.
Novel-novelnya diterbitkan dalam 56 bahasa di seluruh dunia dengan lebih dari 250 juta eksemplar yang dicetak. Brown juga merupakan penulis sejumlah buku terlaris nomor 1, termasuk ORIGIN, INFERNO, THE LOST SYMBOL, ANGELS & DEMONS, DECEPTION POINT, dan DIGITAL FORTRESS. (Red2/la). **









