WartaPress, Washington/AP — Akhirnya pihak AS mengakui akan banyaknya korban tentara yang terluka akibat serbuan Iran. Menurut AP pada Rabu, sekitar 140 tentara Amerika Serikat dilaporkan mengalami luka-luka sejak konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran pecah dalam beberapa hari terakhir. Dari jumlah tersebut, delapan orang di antaranya mengalami luka parah.
Informasi tersebut disampaikan oleh juru bicara Pentagon, Sean Parnell. Parnell menjelaskan bahwa para tentara tersebut mengalami cedera akibat serangan balasan yang dilancarkan Iran menggunakan roket dan pesawat tanpa awak atau drone ke sejumlah fasilitas militer Amerika di kawasan Timur Tengah.
“Delapan anggota militer AS saat ini “mengalami cedera parah,” tambah Parnell, sebagaimana dikutip dari AP.
Serangan tersebut juga dilaporkan menewaskan tujuh tentara AS yang bertugas di pangkalan militer di wilayah Kuwait dan Arab Saudi.
Data terbaru ini menjadi gambaran awal mengenai dampak serangan balasan Iran terhadap pasukan Amerika sejak operasi militer yang dilakukan bersama Israel terhadap target-target di Iran dimulai.
Konflik yang kini memasuki hari ke-11 tersebut masih terus berkembang, dengan kedua pihak saling melancarkan serangan yang berpotensi memperluas eskalasi di kawasan Timur Tengah. (ap/wp). **









