WartaPress, Kota Malang JATIM – Peningkatan sektor ekonomi kerakyatan mendapat perhatian serius dari pemerintah Kota Malang. Salah satu sektor yang digenjot adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang tercatat pada tahun 2024 sekitar 48 ribu unit, dengan target akan naik kelas ditahun 2025 ini. Hal ini disampaikan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang beberapa waktu lalu.
Kepala Diskopindag Kota Malang,
Dr. Eko Sri Yuliadi, S.Sos., M.M., menjelaskan pada media, pihaknya sedang mematangkan mekanisme pelatihan, baik dari segi produk, manajemen, maupun pemasaran bagi puluhan ribu pelaku UMKM tersebut.
“Kami sudah melaksanakan pendataan di 2024, totalnya ada 48 ribu UMKM yang nanti akan kami berikan pelatihan agar bisa naik kelas di tahun ini,” terang Dr Eko.
Dijelaskan juga, sebanyak 48 ribu UMKM yang tercatat pada 2024 didapati mengalami pertumbuhan, jika dibandingkan dengan tahun 2023. Peningkatan ini menunjukkan harapan baik meningkatnya status UMKM di Kota Malang.
Dinas yang sektor programnya pada Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian ini akan terus berupaya menghantarkan UMKM naik kelas sebagaimana harapan masyarakat Kota Malang.
Salah satu agenda yang digencarkan pada tahun lalu antara lain mendukung legalitas atau Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMKM di Kota malang, sehingga sesuai dengan regulasi yang ada. “Setiap pelaku usaha yang telah mengantongi perizinan tersebut akan mendapatkan manfaat, diantaranya percepatan pelayanan izin, mendapatkan fasilitas dan dukungan pemerintah, serta memperoleh perlindungan dari sisi hukum,” imbuhnya.
Harapannya, ketika UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi dan pembangunan daerah semakin berkembang maka berdampak langsung terhadap kemajuan Kota Malang yang ” Mbois Berkelas” dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. (aak/la). **









