WartaPress, Surabaya [14/10/2025] – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Surabaya, Musyafaah Mia Kurniati, mengajak seluruh elemen pemuda dan masyarakat untuk turut mengawal pelaksanaan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2026 Kota Surabaya, yang baru saja disepakati bersama oleh Pemerintah Kota dan DPRD Surabaya dalam rapat paripurna pembahasan Raperda APBD 2026 di Gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (13/10/2025).
Menurut Mia, pengesahan R-APBD bukanlah akhir dari proses pembangunan, melainkan awal dari tanggung jawab bersama untuk memastikan seluruh program benar-benar terlaksana dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“KNPI Surabaya mengajak seluruh pemuda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian dari pengawasan publik. Pengawalan R-APBD adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai generasi muda untuk memastikan pembangunan kota berjalan transparan, adil, dan tepat sasaran,” ujar Mia dalam keterangannya di Surabaya.
Ia menegaskan bahwa peran pemuda sangat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka dan partisipatif. KNPI siap menjadi mitra konstruktif bagi Pemerintah Kota dan DPRD, dengan mengedepankan semangat kolaborasi lintas sektor.
“Kami tidak datang untuk mengkritik tanpa solusi, tapi ingin hadir sebagai mitra yang mengingatkan, mengawal, dan mendorong agar kebijakan publik tetap berada di jalur kepentingan rakyat,” katanya.
Lebih lanjut, Mia mengajak seluruh organisasi kepemudaan, komunitas mahasiswa, dan kelompok masyarakat sipil di Surabaya untuk bergabung dalam upaya kolektif mengawasi implementasi R-APBD 2026.
“Partisipasi publik bukan sekadar hak, tapi juga tanggung jawab. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa wujudkan Surabaya yang lebih transparan, maju, dan berkeadilan sosial,” pungkasnya.
Dengan disepakatinya R-APBD 2026 oleh Pemerintah Kota dan DPRD Surabaya, diharapkan proses pembangunan tahun depan berjalan lebih inklusif, program lebih pro rakyat dan yang dapat berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Ajakan KNPI Surabaya ini menjadi penegasan bahwa pemuda memiliki posisi strategis sebagai pengawal moral dan sosial pembangunan kota. (rls/wp). **









