WartaPress, Kota Malang – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). Kehadiran Presiden menjadi simbol kuat sinergi antara ulama dan negara dalam menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global.
Sejak Sabtu malam, ratusan ribu jemaah Nahdliyin dari berbagai daerah telah memadati area stadion untuk mengikuti rangkaian mujahadah dan doa bersama. Presiden Prabowo tampak menyapa para peserta dan mengapresiasi suasana khidmat serta tertib yang tercipta selama kegiatan berlangsung.
Acara Mujahadah Kubro diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat, dan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan negara. Nuansa religius dan kesejukan terasa kuat, mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan warga NU.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam sejarah dan masa depan Indonesia, khususnya dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kedamaian nasional. Menurutnya, NU terus menjadi pilar penting dalam memperkuat nilai kebangsaan dan keislaman yang moderat.
Momentum Mujahadah Kubro Satu Abad NU ini juga menjadi peneguhan kontribusi NU dalam perjalanan bangsa menuju Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat, dengan tetap berpijak pada nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan. (aak/wp). **









