Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
Suara Pemuda

GMNI Pandeglang Luncurkan Audit Sosial dengan Pemantauan Awal di RSUD Berkah

344
×

GMNI Pandeglang Luncurkan Audit Sosial dengan Pemantauan Awal di RSUD Berkah

Sebarkan artikel ini

WartaPress, Pandeglang (25, April 2024) – Dalam rangka menyambut Hari Otonomi Daerah, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Pandeglang dengan tegas mengajukan seruan untuk melakukan audit sosial terhadap Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Sebagai wadah perjuangan mahasiswa yang konsisten dalam memperjuangkan transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintahan, GMNI Pandeglang merasa penting untuk memastikan kebijakan publik yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Audit sosial yang diusulkan oleh GMNI Pandeglang bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program-program dan kebijakan-kebijakan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam konteks pemberian pelayanan publik kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan amanah otonomi daerah, dan tak kalah pentingnya adalah tugas dan PR Bupati Pandeglang yakni Hj. Irna Narulita harus berjalan dengan misi yang tertuang dan disepakati dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dari tahun 2021-2026.

Baca Juga:  50 Tahun KNPI: Ikhtiar Menyongsong Bonus Demografi

Audit sosial ini bukan hanya sekadar alat untuk menyoroti ketidakberesan dalam implementasi kebijakan publik, dalam aspek kesehatan, pendidikan, infrastuktur serta pilihan wajib pemertintahan. Akan tetapi juga sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Sebagaimana yg termaktub dalam UU No 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah terdapat 18 urusan Wajib Pemerintah, 8 Urusan Pemerintah Pilihan, serta 7 urusan pemerintah umum.

Sebagai yang dilakukan oleh GMNI Pandeglang Rumah Sakit Umum Berkah Kabupaten Pandeglang menjadi awal dalam melaksanakan audit sosial tersebut, karena berdasarkan laporan awal masyarakat banyak ditemui keluh kesah masyarakat yang sangat mendesak.

Baca Juga:  Penerapan Pembayaran Hybrid (Tunai & Cashless) pada Area Parkir

Bung Maulana Yusuf Amrullah selaku Sekretaris DPC GMNI Pandeglang mengatakan kegiatan yang diawali dengan analisis sosial perihal Hak-hak dan kebutuhan medis pasien yang berada di RSUD Pandeglang di lanjutkan dengan penyebaran brosur keluhan warga atas pelayanan yang ada di Rumah Sakit tersebut dan di temukan berbagai permasalahan yang tampak namun tidak dengan langsung di tangani dengan cepat seperti: pelayanan kepada pasien kritis, pasien rawat jalan dan berbagai fasilitas yang kurang terawat, obat-obatan yang kurang tersedia, hingga profesionalisme para tenaga medis/tenaga pasien sehingga ini menjadi sebuah kendala bagi kenyamanan dan hak hidup warga negara.

Baca Juga:  DPD KNPI Boven Digoel Mendukung Pj. Gubernur Papua Selatan

Bung Hata selaku Ketua DPC GMNI Pandeglang menyampaikan Audit sosial ini dilatarbelakangi oleh Kondisi Objektif di lapangan sehingga diperlukan adanya sebuah gerakan sebagai alarm tanda pengingat bagi pembuat kebijakan, agar perumusan, pelaksanaan kebijakan publik harus di implementasi dengan mengutamakan khalayak. Untuk kedepannya pasti kita akan melakukan hal yang serupa dengan aspek-aspek yang berbeda tentunya.

GMNI Pandeglang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan ikut berperan aktif dalam proses audit sosial ini. Dengan melibatkan partisipasi masyarakat yang luas, diharapkan hasil audit sosial dapat menjadi dasar untuk penyusunan rekomendasi dan perbaikan kebijakan yang lebih berorientasi pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat secara substansial tidak hanya sekedar prosedural semata. (Rls/ft/wp). **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *