Presisi News Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
PEMDAPemilu-Pilkada

Pj. Wali Kota Malang Ingatkan Pilkada Bukan Sekedar Euforia Politik

316
×

Pj. Wali Kota Malang Ingatkan Pilkada Bukan Sekedar Euforia Politik

Sebarkan artikel ini

WP, Kota Malang JATIM – Penjabat (Pj) Wali Kota Malang Iwan Kurniawan, ST., MM., berharap pelaksanaan Pilkada di Kota Malang tidak sekedar euforia politik tetapi sekaligus mampu mengedukasi masyarakat dalam berpolitik.

Pernyataan tersebut disampaikan Iwan Kurniawan, saat memberikan sambutan pada deklarasi damai Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Malang, yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kota Malang, Selasa malam 24/9 kemarin, di MCC. “Setelah kemarin diadakan pengundian nomor urut, maka agenda selanjutnya adalah kampanye,” tutur Iwan.

Sehingga, pihaknya berharap, kegiatan kampanye yang mengundang euforia, bukan hanya sekedar ajang meraih dukungan, akan tetapi bisa menjadi momen yang tepat untuk mengedukasi masyarakat.

Baca Juga:  Wali Kota Malang Tegaskan Kota Inklusif Berawal dari Ketulusan Hati

“Para pelaku politik diharapkan dapat menjadi contoh yang baik selama tahapan kampanye pilkada 2024.” tambahnya.

Diingatkan juga bahwa Kota Malang merupakan rumah bersama yang aman dan nyaman bagi siapapun. “Banyak dinamika yang memicu perpecahan dan konflik, oleh karena itu harus dijaga kerukunannya. Bahwa perbedaan bukan untuk menimbulkan konflik, tapi harus menjaga keharmonisan,” Imbuhnya.

Iwan juga berharap dengan proses yang baik Pilkada 2024 ini dapat melahirkan pemimpin yang baik. Senada dengan Pj. Wali Kota Malang, Muhammad Toyyib Ketua KPU Kota Malang menyampaikan bahwa deklarasi kampanye damai bukan hanya sekedar seremonial, melainkan bentuk keseriusan dalam menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) 2024 yang adil dan jujur.

Baca Juga:  Pentingnya Pendidikan Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula: Membangun Demokrasi Bersih di Pilkada Serentak 2024

“Mari kita berpondasi pada hal tertinggi yaitu kesadaran bahwa kita punya beban dan tanggungjawab untuk menjaga semua golongan, masyarakat kecil dan masyarakat level atas. Deklarasi ini bukan seremonial, namun membangkitkan kesadaran bersama yaitu malang lebih baik,” terang Toyyib.

Ia menyampaikan Pilkada ini merupakan ajang untuk menentukan pemimpin yang terbaik bagi Kota malang ke depannya. Masyarakat yang merayakan pilkada, sudah seharusnya berpegang pada pondasi tertinggi untuk menjaga demokrasi, sehingga Malang akan melahirkan pemimpin yang baik untuk Kota Malang.

Baca Juga:  Akademisi dan Tokoh Nasionalis Ini Siap Masuk Bursa Pilkada Kabupaten Blitar

Tiga pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang beserta para pendukungnya hadir dengan meriah dan kompak mengenakan pakaian adat. Paslon 1 Wahyu Hidayat – Ali Munthohirin, Paslon 2 Heri Cahyono – Ganisa Pratiwi Rumpoko dan Paslon 3 H. Anton – Dimyati Ayatullah. (En/tf/wp). **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *