Presisi News Scroll ke bawah untuk membaca
Example floating
Example floating
BeritaInternasionalUtama

Presiden Maduro balas tantang AS, mulai kerahkan 4,5 juta milisi seluruh negeri

533
×

Presiden Maduro balas tantang AS, mulai kerahkan 4,5 juta milisi seluruh negeri

Sebarkan artikel ini

Singgung kedekatan Venezuela dengan Tiongkok, pamer ponsel canggih pemberian Xi Jinping

WartaPress, Caracas – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, tidak gentar dengan ancaman invasi dari Amerika Serikat yang minggu ini telah melakukan pengerahan militer besar-besaran di perairan sekitar Amerika Latin dan Karibia dengan dalih upaya intensif untuk memerangi kartel narkoba.

Dilaporkan CNN Dunia, pengerahan pasukan tersebut juga mencakup kapal selam serang bertenaga nuklir, jet pengintai P8 Poseidon tambahan, beberapa kapal perusak, dan kapal penjelajah berpeluru kendali.

Tak lama kemudian, Maduro mengumumkan pengerahan 4,5 juta milisi di seluruh wilayah nasional, dan mengatakan bahwa “tidak ada kekaisaran yang akan menyentuh tanah suci Venezuela,” dan meremehkan “ancaman terhadap perdamaian” negara tersebut, dilansir CNN (24/8).

Presiden meyakinkan bahwa negaranya memiliki kapasitas pertahanan untuk menghindari konfrontasi.

Baca Juga:  Polri Gagalkan Pengangkutan Batu Bara Ilegal di Sumsel

“Beri tahu dunia, beri tahu kekaisaran-kekaisaran: Venezuela saat ini lebih dari sebelumnya memiliki apa yang dibutuhkan. Itulah sebabnya kami hidup dalam damai dan akan terus hidup dalam damai,” kata Maduro dalam sebuah upacara yang disiarkan televisi. “Kami membawa kekuatan Daud melawan Goliat,” tambahnya sebelum menceritakan lebih detail kisah Alkitab tersebut.

Di tengah meningkatnya ketegangan tajam antara Amerika Serikat dan Venezuela , Presiden Nicolás Maduro menyebutkan China, pesaing ekonomi terbesar Amerika Serikat, selama pidato tentang pendidikan di negara tersebut.

Saat memberikan pidato, Maduro berhenti sejenak untuk memperkenalkan telepon seluler barunya, yang, katanya, merupakan hadiah dari pemimpin Tiongkok Xi Jinping.

Maduro mengatakan dia berkomunikasi dengan Xi melalui telepon baru itu melalui satelit. “Saya ingin belajar cara menggunakan ponsel Huawei baru ini (merek unggulan Tiongkok di perangkat seluler), yang merupakan ponsel tercanggih di dunia… Ini diberikan kepada saya oleh Presiden Xi Jinping, dari Tiongkok, saya memilikinya di sini. Saya berkomunikasi melalui satelit dengan beliau,” komentar Maduro di acara penutupan.

“Ni hao, ni hao (halo). Xiexie, xiexie (terima kasih),” imbuh presiden Venezuela itu sambil berpura-pura sedang menelepon dalam bahasa Mandarin.

Meskipun mungkin tampak kecil, itu adalah tanda lain dari kebutuhan Venezuela untuk mempublikasikan pemulihan hubungannya dengan China di tengah ketegangan dengan AS. China merupakan mitra dagang penting bagi negara kaya minyak tersebut.

Baca Juga:  Mengawal 6 Arahan Presiden Jokowi di Tahun Politik

Sejauh ini Tiongkok juga menyoroti sikap AS yang memusuhi pemimpin Venezuela, terutama boikot ekonomi yang dilakukan sejak era Hugo Chavez.

“Tiongkok dan Venezuela bersatu dalam membela hak dan kepentingan negara-negara berkembang dalam menghadapi tindakan koersif sepihak AS, sehingga dapat membangun dunia multipolar yang lebih adil dan setara, berdasarkan rasa saling menghormati,” kata seorang pejabat Tiongkok.

Kata-kata dari duta besar Tiongkok ini muncul sekitar waktu yang sama ketika AS menyatakan keprihatinannya tentang penangkapan aktivis oposisi menjelang pemilihan presiden Venezuela tahun 2024.

Baca Juga:  Xinhua soroti kondisi Gaza yang kian terpuruk, Netanyahu-Trump membangkang

Maduro kemudian dinyatakan sebagai pemenang oleh otoritas pemilu, yang berada di bawah kendali ketat Partai Sosialis Bersatu Venezuela (PSUV) yang berkuasa di bawah pimpinan Maduro. Sejak saat itu AS semakin gencar mendelegitimasi Maduro, menyerukan kudeta, dan kini mengancam dengan kekuatan militer. (la/wp). **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *